Kultur sekolah
Assalamualaikum warahmatullahi hiwabarakatuh saya Nurul ain dari kelas Pai 4(i) saya ingin menjelaskan sedikit tentang kultur sekolah dari yang saya baca.
1. PENGERTIAN KULTUR SEKOLAH
Geertz (Kuper, 1998) mendefinisikan kebudayaan merupakan
suatu sistem makna dan simbol yang ditata, dengan pengertian dimana
individu dapat mendefinisikan budayanya, menyatakan perasaan dan
memberikan penilaian-penilaiannya; sesuatu yang berbentuk pola makna
yang ditransmisikan secara historikyang diwujudkan dalam bentuk
simbolik melalui sarana dimana orang-orang dapat mengkomunikasikan,
mengabadikan, serta mengembangkan pengetahuan dan sikap-sikapnya
ke ranah kehidupan; suatu kumpulan alat yang berbentuk simbolik untuk
mengatur perilaku, dengan sumber informasi yang ekstrasomatik.
Budaya merupakan sebuah sistem yang memiliki makna yang
dapat dijadikan sebagai sumber informasi pengembangan pengetahuan
yang dapat diterapkan dalam kehidupan untuk mengatur tata cara
berprilaku, menyatakan perasaan serta melakukan penilaian-penilaian
terhadap lingkungannya.
2. PERAN DAN FUNGSI SEKOLAH
Kultur sekolah tidak hanya berpengaruh pada kegiatan warga
sekolah, akan tetapi juga mempengaruhi semangat dan motivasi seluruh
warga sekolah dalam menjalani setiap kegiatan. Menurut Ariefa Efianingrum
(2009: 17) kebudayaan sekolah memiliki perngaruh yang mendalam terhadap
proses dan cara belajar siswa.
Kultur sekolah pada tahap awal dibentuk melalui jaringan yang
bersifat formal seperti dalam seperangkat nilai serta norma yang ditetapkan
oleh pihak sekolah sebagai acuan atau batasan bagi warga sekolah untuk
berperilaku, bersikap dan bertindak. Namun dengan seiring
perkembangannya, perlahan kultur sekolah akan tertanam melalui jaringan
yang bersifat informal, karena kultur sekolah telah menjadi trade mark bagi
sekolah tersebut. Dengan demikian, siapapun yang masuk kedalam
lingkungan sekolah tersebut diharuskan untuk beradaptasi dengan nilai kultural yang telah berlaku.
kultur sekolah positif dan kultur sekolah negatif, sebagai berikut:
a. Kultur sekolah yang positif
Kultur sekolah yang positif merupakan kultur dimana sekolah
menyediakan kegiatan-kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas
pendidikan, seperti kerjasama dalam mencapai prestasi, penghargaan
terhadap prestasi, serta komitmen terhadap belajar.
Kultur sekolah yang negatif
Kultur sekolah yang negatif merupakan kultur yang kontra
terhadap peningkatan mutu pendidikan, yang dalam arti kata lain resisten
terhadap perubahan.
Dalam hal ini sekolah harus menyadari dan memahami secara benar
kultur sekolah yang berkembang di sekolah, sehingga pihak sekolah mampu
menindaklanjuti ataupun meminimalisir kultur sekolah yang berkembang
didalam sekolah dalam perbaikan kualitas sekolah. Kerja sama setiap warga
sekolah dalam memberikan informasi serta wawasan akan unsur kultur
sekolah ada yang bersifat positif dan negatif, dalam kaitannya dengan
mengenali aspek kultural yang cocok dan menguntungkan serta aspek yang
cenderung dapat melemahkan dan merugikan pihak sekolah terkait. Berikut
beberapa contoh fenomena yang mudah dikenali dan diyakini dapat
mencerminkan berbagai aspek kultural, yang masing-masing berkaitan
dengan kualitas moralitas, dan multikultural.